DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN

Selamat Datang di Website Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Medan


DISNAKER SUMUT GUGAT PT MJM KE PN MEDAN

BPMP Sumatera Utara   598

 MEDAN (Berita): Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Sumut menuding  Direktur PT MJM tidak memenuhi hak-hak normatif karyawannya, sehingga Disnaker mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan yang turut didampingi PT Jamsostek Wilayah I Medan.” Ada tiga yang kita tuntut ke perusahaan itu, yang pertama tidak membayar hak-hak normatif dari pekerjanya, UMD (upah minimum domestik) dan tidak memasukkan kedalam program Jamsostek, sesuai UU No 3 tahun 1992. Khusus pada kasus ini, tidak melaporkan adanya kecelakaan di perusahaan itu, dalam tempo 2×24 jam. Itu lah yang kami tuntut ke Pengadilan Tinggi Sumut,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Sumut Rapotan Tambunan SH MM  di Medan, Selasa (22/06) usai mengikuti persidangan kasus pelanggaran Jamsostek di Pengadilan Medan . Pada persidangan itu, Hakim memutusakan agar sidang dilanjutkan Senin (28/06) depan.

Dari sejumlah kasus di Sumut, Rapotan menegaskan, akan mengutamakan kasus ini terlebih dahulu di proses, selanjutnya akan menyusul kasus-kasus lain. “Karena, ini baru pertama terjadi di Sumut dan menurut kejaksaan ini sudah P-21,” tambahnya.Rapotan berharap, perusahaan yang melakukan pelanggaran serupa, juga akan dilaporkan untuk diproses secara hukum dan hingga ke persidangan. “Petugas kita dari Disnaker akan mendatangi sejumlah perusahaan yang bermasalah,” tegasnya.Tindakan ini kata Rapotan, bagian dari kerjasama dengan PT Jamsostek untuk menindak perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak normatif karyawan. Walau diakui, pihaknya sebenarnya tidak ingin perusahaan lain melakukan pelanggaran. “Jadi, ini merupakan contoh terhadap perusahaan lain atau shook terapy, sehingga perusahaan lain tidak melakukan hal yang sama kepada karyawannya,” tambahnya.Sementara itu, katanya, hingga saat ini, perusahaan yang mengikuti program Jamsostek hanya sebanyak 40% saja dari 10.698 lebih jumlah perusahaan di Sumatera Utara. Untuk itu, pihaknya menargetkan angka itu meningkat hingga mencapai 50%.Untuk diketahui, kasus yang dialami perusahaan PT MJM, dimana pada awal tahun 2009 yang lalu salah seorang tenaga kerja di perusahaan itu, meninggal dunia pada saat menjalankan tugas.Namun pada prosesnya, pihak perusahaan tidak memenuhi hak-hak normatif yang bersangkutan. Apalagi, karyawan di perusahaan itu tidak dimasukkan dalam program Jamsostek. Bahkan dikabarkan, perusahaan yang bersangkutan hanya memberi santunan sebanyak kurang lebih Rp 5 juta. Selanjutnya Disnaker Sumut membawa kasus itu ke jalur hukum.Pimpinan Jamsostek Medan Drs Pengarapen Sinulingga MM mengakui, upaya yang dilakukan itu merupakan langkah terakhir. Karena Jamsostek sebenarnya lebih mengutamakan kesadaran dari perusahaan masing-masing. “Tapi, kedepan kita tetap berupaya keras melakukan sosialisasi, agar perusahaan tidak melakukan pelanggaran,” kata Sinulingga.Senada dengan Sinulingga, Kepala Kantor PT Jamsostek (Persero) Cabang Binjai Mustafa Zainal SH ditempat yang sama menegaskan, masih banyak perusahaan, yayasan, koperasi dan usaha perseorangan yang belum mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek di wilayah operasional cabang Binjai, Langkat dan sebagian kota Medan. ”PT MJM hanya merupakan contoh kecil saja,” ungkapnya.Sebagian besar dari perusahaan tersebut mendaftarkan sebagian (PDS) tenaga kerja (TK) atau upah yang dibayarkannya ke PT Jamsostek.Kebijakan tersebut melanggar UU No.3/1992 yang menyatakan setiap perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 10 orang atau membayar total upah Rp1 juta per bulan maka wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek.Dikatakannya, jumlah perusahaan dan tenaga kerja yang tercatat dan belum mengikuti program Jamsostek , Kota Binjai (101 perusahaan, tenaga kerja 2.389 orang), Kabupaten Langkat (225 perusahaan, tenaga kerja 6.675 orang), dan Kecamatan Sunggal Deli Serdang (40 perusahaan, tenaga kerja 4.925 orang). Terdapat 366 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 13.989 orang yang belum ikut program Jamsostek di Wilayah Operasional Cabang Binjai, belum lagi yang tidak tercatat, keluh Mustafa seraya berharap, agar semua pihak turut membela hak-hak dasar pekerja dalam mendapatkan perlindungan Jamsostek.


BUKU TAMU



PESAN DAN SARAN


Kegiatan Bulan April 2021
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930



Maps
Vidio MP3EI
JAJAK PENDAPAT

BAGAIMANA MENURUT ANDA TAMPILAN DAN ISI DARI WEBSITE INI?


STATISTIK WEBSITE

  Jumlah pengunjung hari ini : 1
  Jumlah pengunjung bulan ini: 481
  Jumlah hits hari ini : 1.142
  Total hits : 696.450
  Total pengunjung : 5.748
  Jumlah pengunjung online: 1


Download aplikasi Cinlok Medan

Copyright © 2013 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.03 hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info
Copyright © 2021 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.01 Mobile hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info

Download aplikasi Cinlok Medan