DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN

Selamat Datang di Website Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Medan


DPRD KECEWA UMK MEDAN RP 1.460 JUTA

BPMP Sumatera Utara   259

 Angggota DPRD Medan sangat mengesalkan telah ditetapknya UMK Kota Medan 2013 sebesar Rp. 1.460.000. Padahal kita tahu Medan merupakan kota terbesar ketiga diIndonesia ini. Sebagaimana kita tahu UMK di DKI Jakarta saja sudah mencapai Rp. 2.200.000, sedangkan untuk kota Surabaraya UMKnya berkisar  Rp. 1.567.000, kata Juliaman Damanik anggota DPRD Medan dari partai Buruh fraksi Medan Bersatu. Selasa (4/12) saat ditemui diruanganya.Dikatakannya, kenapa Dewan Pengupahan mau menyepakati perjanjian ini, semestinya hal ini tidak perlu disepakati. Dan harus peduli kepada para buruh yang saat ini membutukan anggaran biaya yang besar dalam mengurus rumah tangganya. “Bayangkan saja untuk memenuhi kehidupan saja dengan biaya Rp. 1.460.000 itu tidak cukup. Belum lagi biaya sewa rumah, air dan anak yang mau mengikuti pendidikan” tegasnya.

Dimintanya , Sebaiknya Dewan pengupahan sebelum memutuskan kenaikkan upah itu berkoordinasi dengan berbagai elemen buruh dan partai buruh. Jadi tidak serta merta mengesahkan UMK begitu saja. “Hal ini seperti ada kesan yang tak beres dengan dewan pengupahan, karena mau saja menandatangani UMK sebesar Rp. 1.460.000” ujarnya.Ketika mengetahui telah disepakati UMK sebesar itu, pihak Disnaker pernah kita tanya. Apakah UMK itu bisa dirubah apa tidak, namun oleh pihak Disnaker Medan menjawab, kalau kita rubah nantinya pihak Asosiasi Pengusaha (Aspindo) bisa menuntut kita. Karena telah disepakati bersama antara dewan pengupahan, Aspindo dan Pemko Medan, cerita Juliaman kepada wartawan.Sementara itu, Khairuddin Salim Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat juga sangat menyanyangkan UMK kota Medan 2013 itu. Sebaiknya UMK Medan itu minimal Rp.1.600.000 atau kalau bisa Rp. 1.700.000. Sebab tingkat kebutuhan perekonomian semakin meningkat dan bahan-bahan pokok pada naik semuanya. “Kalau UMK 1.460.000 itu hanya bisa untuk anak muda, sedangkan yang berumah tangga tentunya sekitar Rp. 1.700.000” terangnya.Pemko Medan juga semestinya harus peduli kepada mereka para buruh yang sudah berumah tangga dan memiliki anak. Tentunya, tingkat kebutuhannya lebih banyak lagi dibanding mereka yang lajang, kata Khairuddin Salim yang tempat tinggalnya berdekatan dengan para buruh.“Sudah layaknya dilakukan revisi UMK agar para buruh dapat memenuhi kehidupannya sebagaimana orang lain. Dan itu harus dihargai dari pada mereka menjadi pegemis jalanan” tegas Khairuddin.


BUKU TAMU



PESAN DAN SARAN


Kegiatan Bulan April 2021
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930



Maps
Vidio MP3EI
JAJAK PENDAPAT

BAGAIMANA MENURUT ANDA TAMPILAN DAN ISI DARI WEBSITE INI?


STATISTIK WEBSITE

  Jumlah pengunjung hari ini : 1
  Jumlah pengunjung bulan ini: 482
  Jumlah hits hari ini : 172
  Total hits : 696.688
  Total pengunjung : 5.749
  Jumlah pengunjung online: 1


Download aplikasi Cinlok Medan

Copyright © 2013 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.03 hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info
Copyright © 2021 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.01 Mobile hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info

Download aplikasi Cinlok Medan