DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN

Selamat Datang di Website Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Medan


UNTUK 5.046 PERUSAHAAN DINSOSNAKER HANYA MILIKI 8 PENGAWAS

BPMP Sumatera Utara   751

Medan | Jurnal Asia. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan memastikan hanya memiliki 8 orang pengawas didalam menga­wasi seluruh aktifitas dunia usaha yang tercatat hingga kini berjumlah 5.046 perusahaan di Kota Medan.“Kita sekarang hanya ada 8 pengawas di Dinsosnaker dari 5.046 perusahan. Kalau berda­sarkan rasio ketentuannya 5 : 2,” kata Kepala Dinsosnaker Kota Medan Armansyah Lubis, Ka­mis (10/12) saat pembahasan R APBD Tahun Anggaran 2016 di ruang Komisi B DPRD Medan.

Rasa keprihatinan disam­paikan Ketua Komisi B Surianto bersama anggota Komisi HT Bahrumsyah SH dengan jum­lah pengawas yang dimiliki dan mendorong penambahan jumlah petugas sehingga rasio yang sesungguhnya terpenuhi.Melihat jumlah 5.046 peru­­sahaan yang ada di Kota Me­dan sebagaimana terdata di Din­sosnaker, maka rasio yang pantas memiliki sebanyak 20 petugas, sehingga perbandingan rasio 5 : 2 sangat terpenuhi. Menyahuti hal itu Armansyah Lubis atau biasa disapa Bob ini mengaku bersikap tegas meski dengan jumlah petugas hanya berjumlah 8 orang. “Saya akui staf jadi pengawas masih ada yang neko-neko, ada yang sudah duduk-duduk di bagian umum, itu saya lakukan supaya dia bisa berubah karena selama ini bertugas tidak benar cuma intip luar pagar,”tegasnya. Pembahasan Dengan BLH Sementara, anggota Komisi B HT Bahrumsyah mengkritisi pro­gram perlindungan dan kon­servasi sumber daya alam yang masuk pada mata anggaran di R APBD tahun 2016 untuk Badan Lingkungan Hidup (BLH). Kegiatan inventarisasi la­han kritis, lahan tidur dan ka­wasan lindung dianggap tidak se­suai karena Kota Medan tidak memiliki lahan, termasuk bila dilihat dari peta Kota Medan juga tidak memiliki warna hijau.“Dilihat dari peta Kota Medan lebih didominasi warna kuning bukan hijau (hutan), apalagi untuk anggaran dialokasikan mencapai Rp300 juta, bisa sia-sia saja karena gak ada lahan tidur. Kalau ada lokasi tertentu kami tak pernah lihat, saya lihat perlu dievaluasi,”ungkapnya.Kemudian terkait dukungan terhadap operasional bank sampah dan pusat konposting di Si­canang yang juga dianggar­­kan sebesar Rp300 juta dinilai tidak maksimal, termasuk untuk pro­gram penanganan kasus-kasus pencemaran lingkungan sebesar Rp200juta, cukup menjadi per­hatian, karena ditahun lalu dana itu dianggarkan juga. ”Berapa rupanya kasus 2015 atau ini copy paste yang lalu?” tukasnya.Menjawab hal tersebut Ke­pala BLH Medan Arief Trinu­groho mengaku anggaran yang lama tidak sempat direalisasikan sehingga silpa, akan tetapi dengan nilai yang sama pro­gram lahan kritis sesuai RTRW, Kota Medan ada memiliki ka­wasan lindung, yakni daerah sempadan pinggiran sungai. ”Jadi sekarang kita inventarisasi lahan itu, kalau tahun lalu belum pernah dilakukan karena mengangkat program degradasi tanah,” pung­kasnya.(mag-01). 


BUKU TAMU



PESAN DAN SARAN


Kegiatan Bulan April 2021
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930



Maps
Vidio MP3EI
JAJAK PENDAPAT

BAGAIMANA MENURUT ANDA TAMPILAN DAN ISI DARI WEBSITE INI?


STATISTIK WEBSITE

  Jumlah pengunjung hari ini : 1
  Jumlah pengunjung bulan ini: 482
  Jumlah hits hari ini : 44
  Total hits : 696.560
  Total pengunjung : 5.749
  Jumlah pengunjung online: 1


Download aplikasi Cinlok Medan

Copyright © 2013 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.03 hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info
Copyright © 2021 DINAS KETENAGAKERJAAN PEMERINTAH KOTA MEDAN V.01 Mobile hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 14 Medan 20154, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4514424, +62 61 4511428 e-mail:sekretariat@dinsosnaker-medan.info

Download aplikasi Cinlok Medan