DINAS KETENAGAKERJAAN
Pemerintah Kota Medan

Berita Terbaru

Menyikapi perubahan dan perkembangan yang terjadi secara global, seperti reformasi pemerintahan, baik pada tingkat pusat maupun daerah, serta dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, maka Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan hams mampu menyelenggarakan tugas-tugas yang berkaitan dengan sosial dan ketenagakerj aan.Untuk memberikan gambaran serta wajah masa depan yang didambakan, yang akan menentukan arah masa depan yang realistis dan terukur, maka Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan merumuskan Visi dan Misi.Rencana Strategi ini disusun berawal dan pemikiran strategis tentang nilai­nilai luhur yang dianut/dimiliki oleh seluruh pimpinan dan staf Dinas Ketenagakerjaan  Kota Medan yang merupakan karakteristik inti dan tugas pokok yang diemban oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Berdasarkan hal tersebut maka nilai-nilai luhur yang dianut adalah :

  • Informasimengandung arti bahwa segenap aparat Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan wajib memberikan informasi ketenagakerjaan dan pelayanan prima kepada masyarakat.
  • Ketenanganmengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan wajib menjamin ketenangan bekerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat pekerja.
  • Demokrasi, mengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dapat menghargai pendapat orang lain yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
  • Keterbukaanmengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan wajib mempunyai sikap yang terbuka dalam mempedomani aturan-aturan yang berlaku.
  • Cerdasmengandung arti bahwa seluruh aparat dalam menyikapi persoalan-
  • persoalan yang ada atau terjadi pada institusi maupun diluar institusi menggunakan referensi yang normatif.
  • Cermatmengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan  
  • Kota Medan dalam penyelesaian masalah maupun tugas-tugas yang diemban penuh dengan kecermatan.
  • Ikhlasmengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan hams ikhlas memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa hams meminta imbalan.
  • Tuntas, mengandung arti bahwa seluruh aparat Dinas Ketenagakerjaan  
  • Kota Medan mampu menyelesaikan tugas-tugasnya secara cepat dan tuntas. Nilai-nilai luhur diatas' menjadi dasar Ketenagakerjaan Kota Medan untuk merumuskan Visinya.

Visi

Visi adalah cara pandang ke depan ke arah mana Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif. Jadi Visi adalah pandangan ideal masa depan yang ingin diwujudkan Instansi Pemerintah.Pernyataan Visi ini merupakan suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang ingin dicapai oleh Dinas Ketenagakerjaan  Kota Medan.Untuk mencapai tujuan pembangunan di bidang ketenagakerjaan, maka ditetapkan visi Dinas Ketenagakerjaan  5 (lima) tahun ke depan yaitu:

“TERWUJUDNYA MEDAN KOTA MASA DEPAN DENGAN TENAGA KERJA DAN MASYARAKAT YANG BERDAYA SAING, SEJAHTERA DAN RELIGIUS”

Adapun pemahaman terhadap visi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kota Masa Depan : adalah bayangan dan gambaran masyarakat kota tentang Kota Medan, yang diharapkan dapat diwujudkan untuk 5 (lima) tahun ke depan, melalui penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan kota secara bersama – sama oleh seluruh pemangku kepentingan kota.
  • Berdayasaing : artinya memiliki kemampuan serta kapasitas untuk memperkokoh potensi intrinsik secara sehat, meningkatkan produktivitas dan kinerja, mengembangkan kualitas dan ketrampilan sumber daya manusia, meningkatkan akses informasi kerja, beradaptasi dan memanfaatkan dengan baik berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
  • Sejahtera : Adalah kota yang mewujudkan kemajuan, kemakmuran, keadilan ekonomi dan keadilan sosial untuk masyarakat dengan perluasan, peningkatan, dan perlindungan tenaga kerja secara merata dan adil, serta pengentasan kemiskinan menuju kota sejahtera. Dimana berada dalam keadaan dapat memenuhi kebutuhan hidup yang mendasar (basic needs) atau batas kecukupan pemenuhan kebutuhan yang layak bagi seseorang, disertai tingkat kepuasan dan kedamaian yang cukup baik.
  • Religius : Adalah kota yang menyelenggarakan berbagai event sosial kemasyarakatan dan keagamaan dengan baik, untuk mengambil spirit dan makna yang terkandung di dalamnya guna menjadi inspirasi dan mengilhami proses pembangunan kota.

Visi inilah diharapkan bahwa Dinas Ketenagakerjaan Medan sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota (SKPD) pada Pemerintah Kota Medan, mempunyai cita-cita yang luhur mewujudkan Medan Kota Masa Depan melalui penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan kota secara bersama – sama oleh seluruh pemangku kepentingan kota. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mewujudkan perluasan, peningkatan, dan perlindungan kerja sehingga setiap masyarakat Kota Medan dapat mempunyai pekerjaan yang layak sesuai dengan standar kebutuhan hidup layak yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, mampu bersaing dalam menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta mewujudkan Medan bebas dari kemiskinan dan kelaparan yang terjadi dengan meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat miskin di Kota Medan baik dengan bantuan, fasilitasi, pemberdayaan dan peningkatan kapasitas untuk meningkatkan mata pencaharian demi kesejahteraan keluarga.

Misi

Misi merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil sesuai dengan Visi yang ditetapkan. Dengan adanya Misi diharapkan seluruh pegawai dan pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengenai dan mengetahui peran dan program serta hasil yang akan diperoleh. Upaya pencapaian visi tersebut akan diimplementasikan melalui misi sebagai berikut:

  • Meningkatkan Menciptakan hubungan industrial terutama antara pekerja dan pengusaha yang semakin kokoh dengan Pancasila;
  • Meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia;
  • Meningkatkan pengawasan dan perlindungan ketenagakerjaan;
  • Meningkatkan penempatan tenaga kerja dan memperluas kesempatan kerja;
  • Mendorong peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat secara merata dan berkeadilan;
  • Meningkatkan kualitas pemberdayaan lembaga-lembaga sosial;
  • Meningkatkan penanganan masalah-masalah kesejahteraan sosial;
  • Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan;
  • Mengembangkan kepribadian masyarakat kota berdasarkan etika dan moralitas keberagaman agama dalam bingkai kebhinekaan.